(ABNA24.com) Pabrik tersebut terletak di Distrik Industri Eshtehard di Kabupaten Karaj, Provinsi Alborz, dan bisa berdiri berkat upaya pakar dalam negeri Iran yang memanfaatkan kapasitas perusahaan-perusahaan berbasis ilmu pengetahuan di negara ini.
450 karyawan dan staf pabrik dipekerjakan dan mereka mampu memproduksi 4.000.000 masker dalam sehari. Masker-masker ini kemudian diserahkan kepada Kementerian Kesehatan Iran untuk didistribusikan ke berbagai pusat kesehatan.
Sebelumnya, juru bicara Kementerian Kesehatan Republik Islam Iran Kianoush Jahanpour mengatakan, pasien COVID-19 yang sembuh meningkat dan hingga sekarang 60.965 pasien virus ini telah sembuh dan diizinkan pulang dari rumah sakit.
"Sejak Senin siang hingga Selasa siang ini, berdasarkan hasil tes laboratorium, ada 1.297 pasien baru yang terinfeksi virus Corona, sehingga jumlah total pasien yang terinfeksi virus ini menjadi 84.802 orang," kata Jahanpour, Selasa (21/4/2020) siang.
Dia menambahkan, sayangnya selama 24 jam lalu, 88 pasien yang terinfeksi Covid-19 di Iran meningal dunia, sehingga jumlah total yang meninggal dunia hingga sekarang mencapai 5.297 orang. Sementara 3.357 pasien dalam kondisi kritis.
Virus Corona telah menyebar ke lebih dari 111 negara dan jumlah korban jiwa akibat virus ini di seluruh dunia hingga Selasa (21/4/2020) pagi telah mencapai 170.182 orang.
Lebih dari 2.477.752 orang terinfeksi COVID-19 dan 646.321 dari mereka telah sembuh. Covid-19 ditemukan pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina.
Amerika Serikat berada di urutan pertama yang memiliki kasus terbanyak terkait dengan virus Corona. 787.370 warga Amerika terinfeksi COVID-19, dan 42.335 dari mereka meninggal dunia.
Spanyol berada di urutan kedua. 200.210 warga negara ini tertular COVID-19, dan 20.852 dari mereka meninggal dunia. Negara berikutnya adalah Italia. 181.228 warga negara ini terinfeksi virus Corona dan 24.114 dari mereka meninggal dunia.
Negara-negara berikutnya yang memiliki kasus terbanyak COVID-19 adalah Prancis, Jerman, Inggris, Turki, Cina, dan Iran.
..............
340